Nuffnang Ads

Thursday, February 18, 2010

DeRiTa MeRiNdU

Kau katakan cinta gunakan akal

Bila aku gunakan, kau yang menyangkal

Bagaimana nak kekal

Kau katakan cinta gunakan minda

Bila aku gunakan, kau yang tak percaya

Bagaimana nak bahagia



Maafmu tak bererti, kau mudah sesali

Berulang kali telah kau mungkiri

Manis mulut berjanji terpedaya lagi

Menanti biar terus didustai


Kaulah bahagia (bagiku)

Kaulah derita (bagimu)

Esok lusamu

Tak ku kenal lagi engkau siapa




Dan aku cuba sedaya upaya

Telah ku usaha dengan sepenuh jiwa

Bagaimana hendak ku lupa

bayangan wajahmu selalu di depan mata

harum baumu masih dapat ku hidu

Bagaimana ingin aku membencimu

Jikalau setiap hari merindu

Sekiranya derita merinduimu itu sebenarnya bahagia..

Aku pilih derita..



Kaulah bahagia (bagiku)

Kaulah derita (bagimu)

Esok lusamu, tak ku kenal lagi engkau siapa



Mungkinkah esok atau lusa walau biarpun lama

Akan ku biar tiada ku tetap kan setia

Entah bila akan tiba sampai jua harimu yang sama

Esok seperti semalaman yang tak berubah




Kaulah tanda tanya.. kau tiada titik noktah

Ku dibuai mimpi lena dikejut igau semula

Kaulah tanda tanya.. kau tiada titik noktah

Ku dibuai mimpi lena dikejut igau semula


Seandainya kau berada di depan mata

Mudah untuk aku berkata-kata

Supaya dapatku melihat seraut wajahmu

Walaupun belum tentu kau mahu bertemu

Apalagi memandangku

Setelah ku turutkan segala kemahuan kau mainkan perasaan

Begitu mudah kau ucapkan terimalah saja kenyataan..

Aku masih terkilan



Maafmu tak bererti, kau mudah sesali

Berulang kali telah kau mungkiri

Manis mulut berjanji terpedaya lagi

Menanti biar terus didustai



Kaulah bahagia (bagiku)

Kaulah derita (bagimu)

Esok lusamu, tak ku kenal lagi engkau siapa

Kaulah bahagia (bagiku)

Kaulah derita (bagimu)

Esok lusamu, tak ku kenal lagi engkau siapa



Jika kau dapat memahami hati seorang perindu

Baru kau tahu derita hatiku

Jika suatu hari nanti giliran kau merindu

Baru kau ingat derita diriku

Segala yang berlaku bukan kemahuanku

Apa gunanya bahgia

Jikalau bahagia bersamamu hanyalah untuk sementara waktu

Aku pilih derita merinduimu



Maafmu tak bererti, kau mudah sesali

Berulang kali telah kau mungkiri

Manis mulut berjanji terpedaya lagi

Menanti biar terus didustai



Kaulah bahagia (bagiku)

Kaulah derita (bagimu)

Esok lusamu, tak ku kenal lagi engkau siapa

Kaulah bahagia (bagiku)

Kaulah derita (bagimu)

Esok lusamu, tak ku kenal lagi engkau siapa

Thursday, January 14, 2010

Dah Lama....

Belum terlambat rasanyer untuk aku ucapkan Selamat Tahun Baru 2010.. Semoga tahun ni akan memberi sinar kebahagiaan dan kesejahteraan dlm hidupku...dah lama rasanya xupdate blog ni...biasalah byk keje. Bz ngan masalah yg xpenah surut...
Tahun ni ade dua adik lg yg tgh belajar...hmmm...hope sumenyer berjalan lancar...akan datang akan bertukar location keje...hmmm...
Semoga tahun ini akan memberi keberkatan dan kesejahteraan dalam hidup ku... Amin...

Friday, December 04, 2009

CHASE YOUR DREAM....!!!!

This story is from my virtual friend

I have a friend named Monty Roberts who owns a horse ranch in San Ysidro. He has let me use his house to put on fund-raising events to raise money for youth at risk programs.

The last time I was there he introduced me by saying, “I want to tell you why I let Jack use my horse. It all goes back to a story about a young man who was the son of an itinerant horse trainer who would go from stable to stable, race track to race track, farm to farm and ranch to ranch, training horses. As a result, the boy’s high school career was continually interrupted. When he was a senior, he was asked to write a paper about what he wanted to be and do when he grew up.

“That night he wrote a seven-page paper describing his goal of someday owning a horse ranch. He wrote about his dream in great detail and he even drew a diagram of a 200-acre ranch, showing the location of all the buildings, the stables and the track. Then he drew a detailed floor plan for a 4,000-square-foot house that would sit on a 200-acre dream ranch.

“He put a great deal of his heart into the project and the next day he handed it in to his teacher. Two days later he received his paper back. On the front page was a large red F with a note that read, `See me after class.’

“The boy with the dream went to see the teacher after class and asked, `Why did I receive an F?’

“The teacher said, `This is an unrealistic dream for a young boy like you. You have no money. You come from an itinerant family. You have no resources. Owning a horse ranch requires a lot of money. You have to buy the land. You have to pay for the original breeding stock and later you’ll have to pay large stud fees. There’s no way you could ever do it.’ Then the teacher added, `If you will rewrite this paper with a more realistic goal, I will reconsider your grade.’

“The boy went home and thought about it long and hard. He asked his father what he should do. His father said, `Look, son, you have to make up your own mind on this. However, I think it is a very important decision for you.’ “Finally, after sitting with it for a week, the boy turned in the same paper, making no changes at all.

He stated, “You can keep the F and I’ll keep my dream.”

Monty then turned to the assembled group and said, “I tell you this story because you are sitting in my 4,000-square-foot house in the middle of my 200-acre horse ranch. I still have that school paper framed over the fireplace.”

He added, “The best part of the story is that two summers ago that same schoolteacher brought 30 kids to camp out on my ranch for a week.”

When the teacher was leaving, he said, “Look, Monty, I can tell you this now. When I was your teacher, I was something of a dream stealer. During those years I stole a lot of kids’ dreams. Fortunately you had enough gumption not to give up on yours.”

“Don’t let anyone steal your dreams.
Follow your heart, no matter what.”

Teenage girls !!!! Talk to Your Parents !!!

Article from my friend from India...He's a doctor & motivator..



Being a teenager is a difficult challenge. You frequently bounce between childhood and adulthood, being irresponsible and responsible, testing parental authority and then depending on it. Parents often do not know what to expect. Many often find it difficult to understand your growing need for independent action, and even for rebellion.

Some adults view adolescence as a period of friction, change and problems. For you, it’s a time of concern about acne, weight problems, menstruation, late development, early development, sexual arousal, school pressures, girl friends, boy friends, boredom, parental hassles, peer pressures and your future.

It's easy to understand why many find this a difficult time. But once it’s over, you realize that most of your parents’ "irritating" behavior was motivated by feelings of love and concern. Yes, adolescence can be a trying time. But if you and your parents communicate and try to understand each other, this period will be less trying and more fun for everyone.

Below are a few tips to improve the communication you have with your parents:

* Be honest with your feelings. Your parents are a great resource of support and knowledge, but they don’t know what’s going on in your life if you don’t tell them.

* If your parents upset you by setting a curfew or by grounding you, don’t immediately take the defensive side. Make sure you talk to your parents when you’re not emotionally upset. If you start yelling or crying, you won’t be able to express your important feelings.

* Calmly tell your parents what’s on your mind. Avoid “you” statements like, “You don’t give me enough freedom” or “You’re never happy with anything I do.” These types of accusation statements will only cause more friction. Instead use “I” statements such as “When I go out with my friends, your early curfew makes me feel as if you don’t trust me,” or “Sometimes I feel hurt when you don’t give me credit for being responsible.” This method communicates your feelings without blaming your parents.

* Listen to what your parents have to say. If you’re getting a chance to speak what’s on your mind, it’s only fair to give the same opportunity to your parents. If you listen to what they say, you may learn that you’ve been misinterpreting their feelings.

* When you’re talking to your parents, if they say something you disagree with, don’t immediately overreact. Give them a chance to express their feelings and then calmly explain why you may disagree with them. Try to identify what you need from them and tell them (they may not know).

Tuesday, October 27, 2009

Rahsia Personaliti Huruf Pangkal Nama

Pemilihan huruf pertama pada nama juga adalah penting. Berikut sebagai sedikit panduan.

A Ramah dan murah senyuman.Mereka juga pandai menyesuaikan diri dalam pergaulan selain bijaksana dan cerdas.Kelemahannya, sangat mudah berasa hati, dan mudah mengeluarkan kata-kata pedas ketika meluahkan perasaan marah. Meskipun begitu marahnya mudah reda.

B Selalu tenang dalam menghadapi masalah yang rumit dan membahayakan dirinya adalah ciri penampilannya.Mereka juga sangat setia dan penyabar, yang menjadikannya amat disenangi dalam pergaulan. Kelemahannya sangat mudah tersinggung.

C Ramah dan pandai berbicara.Ini yang menjadikannya popular di kalangan rakan-rakan. Mereka tidak bersungguh dalam bertindak dan selalu menganggap masalah yang dihadapi adalah remeh.

D Pendiam, bercakap hanya bila perlu. Sopan, berdisiplin dan kuat bekerja. Kelebihannya itulah yang menghasilkan kejayaan dalam mencapai cita-cita. Kelemahannya adalah selalu bimbang dan sukar mempercayai orang lain.

E Pandai dan penuh pertimbangan dalam menjalankan tanggung jawab. Sikapnya periang bila hatinya senang, tetapi suka berdiam diri apabila hatinya gundah dan boleh membuatkan hati orang lain terluka.

F Punya pendirian yang teguh, tidak mudah goyah dan keras kepala.Mereka juga sukar memaafkan.Tidak setia dan amat berhati-hati bila berbelanja.

G Kerap murung dan bersedih hati. Pendiriannya mudah dipengaruhi. Tekun belajar ketika rakannya bermalas-malasan dan sebaliknya suka bermalas-malasan ketika rakannya sedang tekun.

H Mudah simpati, bahasanya lemah-lembut. Tidak pernah melukai perasaan orang lain. Selalu tergesa-gesa dalam melakukan pekerjaan, suka berkhayal dan bercita-cita terlalu tinggi.

I Suka memendam perasaan dan permasalahan. Mereka juga mudah merasa curiga dan cemburu terhadap orang lain. Suka menangis.

J Ramah dan murah senyuman. Mereka juga pandai menyesuaikan diri dalam pergaulan. Mudah merasa ragu dalam membuat keputusan dan tidak tegas.

K Pandai berjenaka. Hari-harinya sentiasa ceria walaupun perasaannya gundah. Kelemahannya suka bercerita rahsia sendiri.

L Ramah dan pandai bergaul dan mempunyai ramai kawan. Tidak suka bergosip dan mencampuri urusan orang lain. Amat berhati-hati bila berbelanja. Kelemahannya tidak menepati masa.

M Pandai dan kreatif, suka kelembutan dan jika dikongkong, mereka akan memberontak. Senang dijadikan sahabat, kerana mereka tidak berkira. Kelemahannya boros dan keras kepala.

N Baik hati dan rapi dalam berpakaian. Mereka suka menghulurkan tangan menolong orang lain tanpa memikirkan balasan. Kelemahannya mudah bersedih hati dan kurang percaya diri.

O Serba boleh. Suka memendam perasaan dan permasalahan serta sukar mempercayai orang lain. Akibatnya ramai yang menggapnya sombong dan suka memilih teman.

P Pandai berjenaka dan selalu ceria. Punya banyak idea dan sangat kreatif. Sering melakukan sesuatu yang belum dilakukan orang lain. Agak pendendam dan boros.

Q Setia dan mudah memaafkan orang lain. Suka meluangkan waktunya untuk kawan-kawan. Keras kepala, sukar diatur dan mudah emosi.

R Pendiam dan bercakap hanya bila perlu. Tekun dengan kerja yang disukai dan bersungguh-sungguh dalam mengejar cita-cita. Suka mengkritik. Dan sukar mengawal bicara ketika marah.

S
Pandai dan tekun dalam mengejar cita-cita. Tidak suka pada orang yang suka memungkiri janji.Kelemahannya mudah tersinggung selain sukar menahan emosi. Jika sudah emosi marahnya meledak-ledak.

T Sangat berdisiplin. Selalu mengerjakan sesuatu menurut aturan buku. Tidak suka mengelamun atau bermalas-malasan. Suka menonjolkan diri selain senang gugup, terutama bila bersalah.

U
Suka berterus-terang dan menyendiri. Naif baginya merugikan orang lain. Tidak tahan dengan kritikan dan kurang pandai menyusun kata-kata jika berbicara didepan orang ramai.

V
Tutur katanya lembut dan pemalu. Pandai meyesuiakan diri.Selain itu, mereka juga pandai menguasai orang disekitarnya dengan cerita-cerita yang memikat. Tidak suka berterus terang.

W Ramah dan mudah simpati. Sikapnya amat menawan. Punya toleransi yang tinggi dan ringan tangan. Keras kepala dan sukar diatur, tetapi hatinya boleh dilembutkan dengan kesabaran dan kelembutan.

X Budi pekertinya halus. Suka melakukan pekerjaan sosial. Mudah tersinggung dan tidak akan berbaik dengan mereka yang menyinggungnya.

Y Pendiam dan tidak suka menonjolkan diri. Ramai menganggapnya sombong walaupun sebenarnya mereka adalah sahabat yang baik. Tidak berani mengemukakan pendapat.

Z Pandai berjenaka dan menyesuaikan diri dalam pergaulan. Suka disapa terlebih dulu dan gemar menonjolkan diri.